ILMU NASAB

Reblogged from LUVILOVE 'N 2G (LULU VIKAR IN LOVE):

ILMU NASAB Naqobatul Asyrof Al-Kubro Segala puji bagi ALLAH Yang Maha Esa, Maha Agung lagi Perkasa atas segala limpahan Rahmat dan KaruniaNYA yang tak terhingga ,kasih sayangNYA yang abadi ,pintu maafNYA tak pernah terkunci bagi hambaNYA yang berserah diri keharibaan Ilahi Robbi,Tuhan Khaliqul Alam Yang Maha Suci. …

Reblog : http://www.luluvikar.wordpress.com
Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

2012 Bukanlah kiamat, tapi hanya sebatas Bencana!

Menurut laporan website Inggris “New Scientist”, maksud dari badai matahari atau solar storm adalah siklus kegiatan peledakan dahsyat dari masa puncak kegiatan bintik matahari (sunspot), biasanya setiap 11 tahun akan memasuki periode aktivitas badai matahari. Ilmuwan Amerika baru-baru ini memperingatkan bahwa pada tahun 2012 bumi akan mengalami badai matahari dahsyat (Solar Blast), daya rusakanya akan jauh lebih besar dari badai angin “Katrina”, dan hampir semua manusia di bumi tidak akan dapat melepaskan diri dari dampak bencananya.

Badai Matahari
Badai Matahari

<u>Badai Matahari Kuat pada 2012 akan Menyerang</u>

Pada 22 September 2012 tengah malam, langit New York, Manhattan Amerika Serikat akan tertutupi oleh seberkas layar cahaya yang warna-warni.Di wilayah selatan New York ini, sangat sedikit orang yang dapat melihat fenomena aurora ini. Namun, perasaan menikmati indahnya pemandangan alam ini tidak akan berlangsung lama. Setelah beberapa detik, semua bola lampu listrik di wilayah tersebut mulai gelap dan berkedip tak menentu, kemudian sinar cahayanya dalam seketika tiba-tiba bertambah terang, dan cahaya bola lampu menjadi luar biasa terang. Selanjutnya, semua lampu mati. 90 detik kemudian, seluruh bagian Timur Amerika Serikat akan mengalami pemadaman listrik. Setahun kemudian, jutaan orang Amerika mulai mati, infrastruktur negara akan menjadi timbunan puing. Bank Dunia akan mengumumkan Amerika berubah menjadi negara berkembang. Pada saat yang sama, Eropa, China dan Jepang dan daerah lain atau negara juga akan sama seperti Amerika Serikat, berjuang dalam bencana sekali ini. bencana ini datang dari badai matahari atau solar storm yang dahsyat, terjadi pada permukaan matahari yang berjarak 150 juta km dari bumi.

Alat Deteksi Amerika Berhasil Mengambil Foto Badai Matahari

Mungkin cerita di atas kedengarannya mustahil, dalam keadaan normal matahari tidak akan bisa menyebabkan bencana besar seperti itu pada bumi. Namun, laporan khusus yang dikeluarkan oleh National Academy of Sciences, Amerika Serikat pada bulan Januari 2009 menyatakan bahwa bencana seperti ini sangat mungkin bisa terjadi. Studi tersebut disponsori oleh NASA. Dalam beberapa dekade, dalam perkembangan masyarakat manusia, peradaban Barat telah menanamkan bibit-bibit untuk kehancuran mereka sendiri. Cara hidup modern secara berlebihan yang sangat tergantung pada ilmu pengetahuan dan teknologi, secara tidak sengaja membuat kita lebih banyak terperangkap dalam suatu kondisi yang super berbahaya. Plasma balls yang dipancarkan dalam letusan permukaan matahari mungkin bisa menghancurkan jaringan listrik kita, sehingga mengakibatkan bencana dahsyat. Daniel Becker dari University of Colorado seorang ahli cuaca angkasa adalah pencetus laporan khusus dari Academy of Sciences Amerika Serikat, “Sekarang ini kita semakin dekat dengan kemungkinan bencana ini. Jika manusia tidak dapat mempersiapkan diri deng-an matang terhadap bencana badai matahari yang akan menimpa ini. Badai matahari ini mungkin akan memutuskan pasokan listrik umat manusia, sinyal ponsel, bahkan termasuk sistem pasokan air.”

Namun demikian, ada beberapa ahli yang menyatakan pandangan yang berbeda, mereka mempertimbangkan dampak badai matahari terutama terkonsentrasi di luar ruang angkasa, dan karena efek rintangan medan magnetik bumi dan atmosfir, pengaruh gangguannya tidak akan terlalu nyata terhadap kehidupan di bumi. Para ahli mengatakan, ketika aktivitas badai matahari aktif, akan terus menerus terjadi pembakaran dan peledakan pada sunspot, pada saat sejumlah besar sinar ultraviolet dilepaskan akan menyebabkan densitas lapisan ionosfir di atas angkasa bumi meningkat mendadak, menyerap habis energi gelombang pendek, sehingga gelombang pendek sinyal radio terganggu. Tetapi ponsel yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk transmisi sinyal radio tidak melalui lapisan ionosfir, sehingga pada umumnya dampak badai matahari terhadap komunikasi di permukaan bumi tidak akan signifikan. Secara teori, pada umumnya intensitas badai matahari tidak akan bisa menerobos perlindungan atmosfer dan medan magnetik bumi, hingga secara fatal mengancam spesies yang berada di bumi. Tetapi untuk badai matahari tahun 2012 para ahli khawatir mungkin menjadi pengecualian.

Mungkin Membawa Dampak Bencana Besar pada Bumi

Ilmuwan Amerika Serikat memperingatkan bahwa, pada 2012 badai matahari yang kuat di bumi akan membawa malapetaka besar pada manusia, yang akan mempengaruhi setiap aspek pada masyarakat modern sekarang. Para ahli yang mengeluarkan peringatan meng-atakan, dampak badai matahari pada bumi kemungkinan adalah “efek domino”. Coba pikirkan, bila jaringan listrik menjadi rapuh dan tidak stabil, hal-hal yang berhubungan dengan bisnis pasokan listrik juga akan menjadi korban: peralatan refrigeration berhenti, makanan dan obat-obatan yang tersimpan dalam ruang berpendingin dalam jumlah besar akan kehi-langan kondisi penyimpanan dan rusak; pompa tiba-tiba berhenti berfungsi, air minum pada masyarakat akan menjadi masalah. Selain itu, karena gangguan pada sinyal satelit, sistem posisi GPS akan menjadi sampah. Sebenarnya pada awal 1859 pernah terjadi kasus serupa, peledakan badai matahari saat itu bahkan me-ngakibatkan jaringan telegram terbakar rusak. Tentu saja sekarang ini di bumi sudah dipenuhi oleh fasilitas kabel dan nirkabel, tetapi fasilitas ini sulit menahan ujian badai matahari.

Ketika badai matahari kuat menyerang, umat manusia di bumi akan menghadapi dua masalah besar. Pertama, adalah tentang masalah jaringan listrik modern sekarang. Jaringan listrik modern sekarang pada umumnya menggunakan tegangan tinggi untuk mencakup daerah lebih luas, ini akan memungkinkan operasi jaringan listrik lebih efisien, Anda bisa mengurangi kerugian selama transmisi listrik, juga kerugian listrik karena produksi yang berlebihan. Namun, secara bersama ia juga menjadi lebih rentan terhadap serangan cuaca ruang angkasa. transmisi jaringan akan menjadi sangat rentan dan tidak stabil, atau bahkan mungkin menyebabkan terhenti secara total. dan ini hanya merupakan efek domino yang pertama, selanjutnya mungkin juga akan menyebabkan “lalu lintas lumpuh, komunikasi terputus, industri keuangan runtuh dan fasilitas umum kacau; pompa berhenti menyebabkan pasokan air minum terputus, kurangnya fasilitas pendingin, makanan dan obat-obatan sulit disimpan secara efektif. Para ilmuwan telah memperkirakan bila ada intensitas badai matahari kuat mungkin dapat menyebabkan kerugian sosial dan ekonomi manusia, hanya pada tahun pertama saja kerugiannya mencapai 1-2 triliun dollar AS, sementara pemulihan dan rekonstruksinya diperlukan setidaknya 4-10 tahun

Isu yang kedua adalah tentang masalah sistem jaringan listrik yang saling ketergantungan yang dukungan kehidupan modern kita, seperti masalah air dan penanganan limbah, masalah infrastruktur logistik supermarket, masalah pengendalian gardu listrik, pasar keuangan dan lainnya yang tergantung pada listrik. Jika dua masalah digabung jadi satu, kita dapat dengan jelas melihat bahwa peristiwa kemungkinan muncul kembalinya badai matahari Carrington sangat mungkin akan menyebabkan bencana besar yang langka. Adviser laporan khusus dari National Academy of Sciences Amerika Serikat dan analis daya listrik industri John Kappenman menganggap “Bencana seperti ini dibandingkan dengan bencana yang biasa kita bayangkan secara total berlawanan. biasanya wilayah kurang berkembang rawan serangan bencana, namun dalam bencana ini, wilayah yang semakin berkembang lebih rentan terhadap serangan bencana.”

Manusia Belum Mempersiapkan Diri

Menghadapi kemungkinan bencana serius yang akan me-nimpa, Amerika Serikat dan seluruh umat manusia tidak segera merespon untuk mempersiapkan pekerjaan secara baik dalam menghadapi putaran badai matahari berikutnya. Becker me-ngatakan bahwa karena kemungkinan terjadinya skala besar badai matahari sangat kecil, “Seluruh masyarakat bahkan tidak menanggapinya, namun hanya memperhatikan masalah di hadapan mata”. Terhadap cuaca di bumi, para ahli cuaca dapat melacak badai yang akan menimpa selama beberapa hari ke depan, dan mengeluarkan peringatan yang sesuai kepada penduduk setempat, namun badai matahari atau cuaca ruang angkasa benar-benar berbeda. Backer mengatakan bahwa sekarang ini kita masih tidak dapat memprediksi secara akurat waktu dan kekuatan badai matahari, yang dapat diprediksi oleh saya dan rekan saya hanya jika sebuah badai matahari besar menyerang, kami secara mutlak tidak mampu menanganinya.”

Ini mirip dengan peringatan dini bencana angin topan dan manusia di bumi, dewasa ini umat manusia terutama tergantung pada prediksi dari siklus sunspot untuk memantau intensitas badai matahari serta dampaknya pada bumi. Yang dimaksud dengan sunspot adalah proses peningkatan dan pengurangan yang berarti dalam jumlah sunspot setiap 11 tahun. Siklus dihitung mulai dari aktivitas terendah sunspot pada matahari. Dalam masa aktif sunspot akan meningkat, badai matahari yang terjadi akan lebih banyak. Ketika badai matahari terjadi, partikel kecepatan tinggi serta aliran ion yang terbentuk oleh partikel bermuatan listrik yang dipancarkan secara besar-besaran oleh matahari akan berpengaruh terhadap lapisan medan magnit bumi, ionosfir serta kondisi atmosfir netral. Dalam masalah dampak bahaya badai matahari, lebih dari satu abad, orang-orang terus memantau kegiatan sunspot.

Berdasarkan fenomena yang terjadi di atas permukaan matahari serta data bintik matahari siklus yang terjadi sebelumnya, para ilmuwan dari National Center for Atmospheric Research, NCAR, Amerika Serikat, berhasil mengembangkan sebuah model baru ilmu dinamika solar. Dengan model baru, para astronom dapat memberikan peringatan secara dini dari aktivitas sunspot matahari. Mereka berharap bahwa peringatan dini dapat membantu perusahaan-perusahaan listrik, para pengendali satelit dan aspek lainnya dalam beberapa hari atau bahkan tahun-tahun sebelumnya agar bisa bersiap-siap menghadapai kegiatan sunspot matahari. Menurut informasi, ketepatan model baru ini dapat mencapai akurasi 98%. Richard Enke dari National Science Foundation, Departemen Atmospheric Research Amerika Serikat mengatakan bahwa jika dapat secara dini memprediksi aktivitas badai matahari, orang-orang akan dapat dengan baik menanggulangi gangguan seperti komunikasi, kegagalan satelit, pemadaman listrik, serta ancaman terhadap astronot dan hal-hal lain.(Erabaru.or.id/lim)

Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar

The Best Example of Mbah Maridjan

The Best Example of Mbah Maridjan.

Posted in Bencana, kecelakaan | Tinggalkan komentar

The Best Example of Mbah Maridjan

Budhi Masthuri – DetikNews

Jakarta – Today we hear the news, Mbah Maridjan become one of the victims of the eruption of Mount Volcano in Yogyakarta. It is said that he was found dead at his home in the hamlet of Kinahrejo in prostration. Mbah Marijan has given us the best examples of how to maintain commitment and responsibility in carrying out her duties as keeper of Volcano .

I would like to invite us remember and fundamental lesson of heroism Mbah Maridjan attitude in the face of Mount Volcano eruption in mid-2006. At a time when the busy-busy from the slopes of Volcano, Mbah Maridjan rose close to its peak. No half-hearted, only 2 (two) kilometers from the crater! The figure of this unpretentious old trying to ‘tame’ Volcano in its own way unique.

Mbah Maridjan

He was able to maintain commitment in carrying out their duties, and is a good example.

Mbah Marijan keeper of Volcano was in love with his work still choose to ‘stay’ Merapi from close even though the government has calls him to immediately evacuate. Even Gus Dur and Gusti Joyo (younger brother of Sri Sultan HB X) is also not managed to ‘seduce’ down. Many people deplore this attitude Mbah Maridjan, but he looked more like Volcano than having to go to evacuate. There are at least four things that we can consider the attitude Mbah Maridjan.

Mbah Maridjan give us an example of how strongly held the responsibility for running tasks and jobs. Like the firefighters who risked their lives to extinguish the fire, and Mbah Maridjan willing to challenge the death for the sake of their duties as guardians of Volcano. The attitude of the latter are not easily found in our public officials. Today many people who do not perform their duties and responsibilities he adopted the mandate. Members of Parliament who slept during trial or even have never attended the trial, a prison warden who collude released prisoners, the police are not storing explosive weapon, the prosecutor who sell the demands for the sake of reaching hundreds of millions and even billions of dollars, the judge who did not perform the legal duty to produce witnesses necessary , and more examples of denial of responsibility drama played by public officials in this country.

Mbah Maridjan also provide motivation to us how the courage needed to ‘fight’ power (read: pressure) that is incompatible with the truth he believed. Maybe some people would label as ‘mbalelo, stubborn, ngeyel, etc’. All the labels are wrong when attached to the figure Mbah Maridjan. For him to escape is not the best way to avoid disaster. When some people see it as a form of irrationality, it is the attitude of ‘survive’ is the most rational Mbah Maridjan. At that time, most people are reluctant to evacuate the slopes of Volcano, for fear of losing sources of livelihood. Rice began to turn yellow, which began to appear cooked corn and animals began to breed cattle that are assets of their lives during this buffer. Who will ensure these assets will not be lost or stolen if it should be allowed to evacuate? It’s not about mbalelo, stubborn, or ngeyel. It is about how society Volcano must survive, not only from the danger of the eruption of Volcano, but from the danger of famine and poverty after Volcano erupted. One very rational attitude, right?

Additionally, Mbah Maridjan an inspiration for us to be able to distinguish the use of power in place. At that time, he will only come down when ordered by the King of JogJakarta, which gave him the task as a nanny. Although the command of Sri Sultan HB X, but Mbah Maridjan believe that the current capacity as governor of Yogyakarta, so he will not follow such an appeal because of its mandate as guardian of Volcano is obtained from the King, not the governor. So in this case Mbah Maridjan not feel challenged. To resolve to not run away and survive on the slopes of Volcano is to assist the government’s duty to save mankind.

Goodbye Mbah Maridjan, you have provided the best example of commitment, consistency and determination.

(vit/vit)

quoted from:

DetikNews.com & Youtube.com


Posted in Bencana, kecelakaan | Tinggalkan komentar

Apa yang kau lakukan disini?

Apa yang kau lakukan disini?

Posted in status | Tinggalkan komentar

Yo, what’s up? Here you can do anything…

Yo, what’s up? Here you can do anything you want, but still polite. I think, you get it. And. don’t forget to register for get the subscirbe from me, and a best updates, blog post, and anything here.. Okay, please pressing and have nice pressing… Valda Kharisma, 905.

Posted in status | Tagged | Tinggalkan komentar

Aku ingin hidup!

Bertahun-tahun aku menyembunyikan suatu hal yang menyangkut tentang diriku. Aku menyembunyikannya dari orang-orang di sekitarku terutama Ibuku, Ayahku, dan Adikku. Bahkan aku pikir, aku sendiri tak ingin mengetahuinya. Atau dengan kata lain, aku tidak percaya dengan apa yang telah terjadi dan kualami.

Tapi aku tahu, suatu saat nanti mereka akan mengetahui hal itu. Jujur, aku sendiri tak kuasa memikul beban ini. Aku hidup dengan indra yang sempurna, dan harus bersyukur. Dan aku pikir, akupun harus bersyukur dengan keadaanku yang sekarang ini. Aku terus berusaha meyakinkan diri bahwa aku akan pulih seiring berjalannya waktu dan usaha-usaha yang telah kukerjakan. Ketika aku bangun dari tidurku, aku harus meyakinkan kalau aku baru saja bangun dari tidurku dan akan menjalani sebuah aktivitas kehidupan. Dan hanya itu yang aku tahu. Walau aku tahu, aku sangat ingin sekali merasakan yang sebenarnya, tapi biarlah kupendam. Walau begitu, aku rasa ini cukup. Dan aku tahu, aku harus berusaha untuk menjadi diriku. Walau rasanya seperti atau bagaikan penonton yang mengamati dibelakang kaca tentang sebuah aktivitas kehidupan di sekitarku.

Aku adalah manusia, yang memiliki akal, nafsu, dan hati. Seperti pada artikel yang pernah kutulis dalam sebuah catatan pada Facebook. Bila hati dan pikiran telah menyatu, maka terwujudlah sebuah kehidupan yang akan lebih sempurna bila dihiasi dengan kesabaran. Insya Allah, amin. Aku juga hanya orang biasa, yang hanya bisa menangis ketika berada dalam penderitaan ataupun haru dan tertawa ketika berada dalam kemenangan ataupun senang. Aku selalu menangis ketika sendiri, tapi tangisan itu hanya ada di hati. Aku merasa paling kejam bila berada diantara orang2 sadis.  Dan aku merasa menjadi orang yang pemarah bila di ejek, atau hal2 yang kurang menyenangkan, tapi hanya dalam masa laluku. Dan aku merasa menjadi orang yang paling bodoh ketikaberada diantara orang2 yang jenius. Tapi aku akan terus berusaha untuk bangkit dari hal2 yang demikian dan mengejar semua yang ada di depanku dan yang terdepan.

Terus terang, lelah dan letih pasti ada pada setiap orang. Walau seorang pengusaha yang kerjanya cuma duduk dan melihat lukisan2 dan kemudian dibayar dengan harga yang diatas moneter (huhu sok tahu) pun juga pasti merasakan kelelahan karena hanya duduk dan melihat. Yang kemudian dengan tidur malamnya itu, kelelahan yang dirasakan akan terlepas dalam tidurnya itu. Ketika bangun ia kembali menjadi dirinya lagi. Akupun merasakan hal itu, hal yang merupakan kewajaran itu ada ketika banyak yang ku kerjakan. Tapi, aku tak bisa dan tidak tahu bagai mana cara melepaskan kelelahan ini. Aku merasa semua ini terus berlanjut. Bahkan tidurku tidak ada arti, hanya sebatas melihat mimpi, kemudian bangun dengan diri yang baru dengan kelelahan yang kualami. Tapi, aku terus meyakinkan diri bahwa aku masih sama seperti aku mencoba untuk bangun dari keadaanku. Keyakinan akan hal itu runtuh ketika aku berkumpul dengan yang lain, karena aku melihat hal yang sebenarnya. Intinya, kalau aku harus tetap sama dengan mereka. Akupun tidak keberatan dengan itu, tapi cara mereka untuk itu. Sekilas cukup memenuhi kebutuhan pada setiap orang dalam berkumpul, tapi orang tidak tahu apa yang ada dalam diri orang lain. Mereka pikir kalau mereka sama dan orang lain harus ikut merasakan apa yang mereka rasakan. It’s so care, but in their community! Sejenak ku renungkan itu dan ada hal yang kurang baik untuk ku ikuti. Mungkin itu dari diriku, mereka tidak salah dan akupun bukanlah korban. Aku berhenti, dan mereka melakukan hal yang mereka lakukan. Tapi, aku sangat berterima kasih pada mereka. Bagaimana pun juga, merekalah yang aku kunjungi ketika aku kesepian. Dan mereka cukup menghiburku. Aku pikir, semua itu cukup normal.

Mungkin akan banyak sekali pertanyaan yang ingin disampaikan. Dan dengan senang hati akan segera ditanggapi. Jangan sungkan, silahkan dan terima kasih telah membaca artikel ini. ^_^

+=+=_-_-|\|*&%*&%<   TO  BE  CONTINUE   >%&*%&*|\|-_-_=+=+

Tomorrow on September 2010 | 12.00 – 15.00 WIB

ARIGATHOU

ありがとう!


Posted in Uncategorized | Tinggalkan komentar