Irene Kharisma Sukandar seorang GMIW olahraga Catur


Umur baru 17 tahun, tapi sudah mampu berbicara di even dunia. Itulah Irene Kharisma Sukandar. ABG kelahiran Jakarta 7 April 1992 tersebut satu-satunya pecatur wanita bergelar grand master wanita (GMW) yang di­miliki Indonesia saat ini.

Berkat ukiran prestasi itulah, Irene – sapaan akrab Irene Kharis­ma Sukandar- selama tujuh tahun berturut-turut tidak pernah absen men­jadi duta bangsa dalam berbagai even catur internasional. Setiap dia tampil di mancanegara, sang saka Merah Putih selalu terpampang di arena pertandingan.

Yang menarik, Irene meraih sertifikat gelar tertinggi olahraga catur khusus kelompok wanita itu sa­at dia hendak ke toilet ketika me­ngikuti turnamen catur Singa­pura Terbuka pada 9 – 14 Desember tahun lalu. Sertifikat itu diserah­kan langsung oleh Presiden Konfederasi Catur ASEAN Ignatius Leong.

Peristiwa langka itu nyaris membuat Irene tidak percaya. Sebab, tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Bahkan, hingga saat Irene bertanding menghadapi Yang Kaiqi dari Tiongkok, pada hari ketiga turnamen Singapura Terbuka 2008. Tak hanya Irene, dua petinggi PB Percasi (Persatuan Catur Indonesia), Sebastian Simanjuntak (Sekjen) dan Kristianus Liem (Humas) yang ikut mendampingi Irene, juga tidak memperoleh kabar tersebut.

Irene pun bak mimpi di siang bolong ketika secara tiba-tiba, saat berjalan hendak ke toilet, dicegat oleh Ignatius Leong dan diberi selembar sertifikat GMW atas nama dirinya. Gelar paling bergengsi dari Federasi Catur Dunia (FIDE) itu diperoleh berkat penampilan terakhirnya di Olimpiade Catur di Dresden, Jerman, pertengahan November 2008. Poin Irene ternyata sudah cukup memenuhi syarat untuk meraih gelar GMW.

Sudah puaskah Irene dengan ha­sil tersebut? Apa rencana dia berikutnya?

Tercatat sebagai pecatur pertama Indonesia yang meraih gelar GMW memang sangat membanggakan Irene. Namun, itu tidak ber­­arti dia puas sampai di situ. Peng­­gemar cerita wayang tersebut masih terobsesi untuk meraih gelar yang lebih tinggi lagi. “Saya ingin meraih gelar GM pria,” tandasnya.

Konsekuensi dari ambisinya itu adalah Irene harus terus meningkatkan prestasi dan mengikuti berbagai turnamen catur kelompok pria. Program mengikuti turnamen dan kepelatihan di mancanegara sesungguhnya sudah dibuat sejak awal tahun lalu atau beberapa hari setelah mendapat gelar GMW.

Irene dengan dibantu PB Percasi sudah pula meminta bantuan peme­rintah, baik melalui KONI maupun Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Tanggapannya positif. Kemenpora sanggup membantu pendanaan, sedangkan KONI menyiapkan akomodasi.

Realisasinya? Hingga saat ini belum terwujud. Berulang-ulang manajemen Irene mempertanyakan hal tersebut, tetapi hingga se­karang tidak ada kepastian. Rea­lisasi itu terasa makin jauh karena Kabinet Indonesia Bersatu yang dipimpin Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) hampir berakhir. Meski SBY kembali terpilih sebagai presiden RI dengan Boediono menggantikan posisi JK, Irene semakin pesimistis janji bantuan Kemenpora itu bisa terwujud. Apalagi jika posisi Adhiyaksa Dault selaku Menpora Kabinet Indonesia Bersatu ditempati orang lain pada kabinet mendatang.

Walau merasa kurang mendapat perhatian dari pemerintah atas prestasi yang pernah diukir lewat papan catur, Irene tidak pa­tah semangat. Dia tetap ber­tekad bisa mengibarkan Merah Putih di berbagai negara lewat ke­piawaiannya dalam mengadu otak di atas papan catur.

Aktivitasnya mengikuti turnamen di mancanegara membuat Irene hampir enam tahun tidak terlibat langsung dalam peringat­an HUT Kemerdekaan RI. Selama ini, saat bangsa Indonesia merayakan hari kemerdekaannya, Irene kerap berada di Malaysia. Dia mengikuti turnamen catur Piala Kemerdekaan negeri itu.

“Baru tahun ini saya bisa ikut merayakan HUT RI di Indonesia. Biasanya, sejak 2003, setiap tujuh belasan, saya ada di Malaysia untuk mengikuti turnamen catur di sana. Kebetulan, tahun ini turnamennya diundur menjadi 21-29 Agustus 2009,” ujar­nya. (ado/kum)

Sumber:

http://creativesimo.wordpress.com

http://www.jawapos.co.id

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

‘Mantel Tak Terlihat’ Berhasil Menyembunyikan Benda


Penulis fiksi ilmiah terbesar dan terkenal Arthur C. Clarke mengutarakan persamaan antara teknologi maju dan sulap. Pada musim panas ini pada layar lebar, pesulap muda Harry Potter sekali lagi akan menunjukkan sulap mantel tak tembus pandangnya dan menghilang. Sementara itu, para ilmuwan dengan Berkeley Lab dan Universitas California (UC) Berkeley akan memelajari suatu mantel tak tembus pandang milik mereka sendiri yang juga menyembunyikan benda dari pandangan.

Sebuah tim yang dipimpin oleh Xiang Zhang, seorang kepala investigator pada Divisi Bahan Ilmu Pengetahuan di Berkeley Lab dan direktur Nano-scale Science and Engineering Center di UC Berkeley, telah menciptakan suatu “mantel karpet” dari silikon berstruktur nano yang menyembunyikan keberadaan benda –benda yang diletakkan dibawahnya dari pendeteksian optikal. Sementara karpet itu sendiri masih bisa dilihat, tonjolan dibawah objek tersebut menghilang dari pandangan. Kilauan sinar pada tonjolan tersebut menunjukkan suatu rekleksi yang identik pada sinar yang terefleksi dari permukaan yang datar, maksudnya objek itu sendiri secara esensial telah dibuat tidak terlihat pandangan.

“Kita telah sampai pada suatu solusi terhadap permasalahan tidak tembus pandang berdasarkan pada  penggunaan bahan dielectric (non – penghantar),” kata Zhang. “Mantel optikal kami tidak hanya menganjurkan bahwa bahan yang tidak tembus pandang sebenarnya dapat dijangkau, ini juga merepresentasikan suatu langkah utama terhadap transformasi optik, membuka pintu untuk memanipulasi sinar dengan maksud bagi penciptaan mikroskop baru yang kuat dan komputer yang lebih cepat.”

Pekerjaan sebelumnya oleh Zhang dan kelompoknya dengan peralatan tidak tembus pandang meliputi  metamaterial kompleks – campuran bahan metal dan dielectrics yang properti optikal luar biasanya muncul dari keunikan strukturnya dari pada komposisi mereka. Mereka mengkonstruksi satu bahan  diluar jaring ikan yang rumit dari lapisan bolak – balik perak dan magnesium fluorida, serta yang lain diluar kawat nano perak yang muncul didalam aluminum oksida yang berpori. Dengan metamaterial metalik tersebut, Zhang dan kelompoknya mendemonstrasikan bahwa sinar dapat membengkok terbalik, suatu properti yang sifatnya tidak dibayangkan sebelumnya.

Sementara metamaterial metalik telah berhasil digunakan untuk memperoleh penyelubungan yang tidak tembus pandang pada frekwensi microwave, hingga sekarang penyelubungan pada frekwensi optikal, suatu kunci selangkah lebih maju dalam memperoleh ketidak tembusan pandang yang aktual, tidak sepenuhnya berhasil karena elemen metal menyerap lebih banyak sinar.

Zhang mengatakan, “Meski dengan kemajuan sekarang ini dalam membuat sesuatu dari bahan optikal, memberikan skala elemen metalik dibawah panjang gelombang dan menempatakan mereka di suatu  tata cara spasial yang berubah – ubah tetap menjadi suatu tantangan pada frekwensi optikal.”

Mantel baru yang diciptakan Zhang dan timnya terbuat secara eksklusif dari bahan dielectric, yang seringkali transparan pada frekwensi optikal. Mantel tersebut diperagakan pada suatu papan silikon persegi panjang (dengan ketebalan 250 nanometer) yang berfungsi sebagai suatu panjang gelombang optikal dimana sinar dibatasi pada dimensi vertikal tetapi bebas untuk menyebar di dua dimensi lainnya. Suatu desain pola yang hati – hati sekali dari beberapa lubang tiap – tiap berdiameter 110 nanometer  melubangi silicon tersebut, mentransformasikan papan kedalam suatu metamaterial yang menekan sinar hinggan membengkok seperti air yang mengalir mengitari suatu batu. Pada suatu percobaan yang dilaporkan di Nature Materials, mantel tersebut digunakan untuk menutupi suatu bidang  yang berukuran 3.8 micron x 400 nanometer. Ini memperagakan ketidak tembusan pandang pada beberapa sudut yang berbeda pada sinar yang masuk.

Sekarang ini mantel tersebut diusahakan mempunyai panjang gelombang sinar  antara 1,400 dan 1,800 nanometer, yang porsi sinar infrared dekat dari spectrum electromagnetic hanya sedikit lebih lama dari sinar yang dapat dilihat dengan mata manusia. Namu, karena semua komposisi dan desainnya dielectric, Zhang mengatakan bahwa mantel tersebut relative sangat mudah untuk dirancang dan seharusnya dapat diberi skala. Dia juga optimis bahwa dengan fabrikasi yang lebih teapt semua pendekatan dielectric untuk menyelubungi ini harus mmberikan hasil sebuah bahan yang menghasilkan  bagi sinar yang dapat dilihat – dengan kata lain, benar – benar tidak tembus pandang.

“Pada percobaan ini, kita telah mendemonstrasikan suatu bukti konsep bagi optikal terselubung yang bekerja sempurna di dua dimensi” kata Zhang. “Tujuan kami selanjutnya adalah merealisasikan suatu mantel tiga dimensi, dengan memperluas transformasi optik kedalam aplikasi potensial.”

Penelitian ini didanai sebagian oleh Kantor Departemen Energi Amerika Serikat melalui program  Basic Energy Sciences oleh U.S. Army Research Office.

Sumber  : http://www.chem-is-try.org

Penulis  : Awan Ukaya

Ditulis pada Uncategorized | 2 Komentar

X-9


coming soon..

Ditulis pada Uncategorized | 1 Komentar

Membuat sendiri CCTV System untuk di Rumah, Kantor, Warnet, Warung, Toko, Rukan, Gudang dll


Sejak jaman krisis moneter, bangsa kita terpuruk, banyak perusahaan dan pengusaha yg gulung tikar. Akibat nya jumlah pengangguran semakin meningkat. Otomatis kasus kejahatan pun meningkat, dari mulai penipuan, pencopetan, penjambretan sampai perampokan. Dalam kasus tersebut, korban tidak hanya mengalami kerugian materi/harta melainkan dapat mengancam jiwa korban bahkan sampai menelan korban jiwa.

Untuk mengatasi itu semua adalah dengan cara meningkatkan pengamanan di lingkungan kita seperti Siskamling, Ronda dan jika di perlukan kita dapat memasang CCTV Sytem.

Dalam hal ini sy mendapatkan informasi menarik seputar Video Surveillance Software Gratis untuk membangun CCTV System yang berjalan di atas operating system Microsoft Windows yamg menggunakan USB Camera atau CCTV Camera + Device Video Capture USB/PCI Card. Adapula Camera yang memiliki feature IR (Infra RED) yang dapat menangkap gambar dalam keadaan gelap atau tidak ada cahaya sedikitpun.

Yg lebih menarik software ini ….. Hasil Video nya bisa di Remote dari PC lain melalui jaringan LAN bahkan jaringan Internet juga di mungkinkan. Jadi kita bisa memonitor keadaan Rumah, Kantor, Warnet, Warung, Toko, Rukan, Gudang kita dari manapun melalui jaringan Internet.

Luar biasa, bisa direkam, hasil rekaman bisa di cari berdasarkan waktu jam, tanggal dsb.

Nama software tersebut adalah

EyeLine Professional Video Surveillance Software

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Semua Tentang Cinta dari Kerispatih


Kamis 24/12/2009 | 17.03 WIB

Kerispatih

Empat album cukup menunjukkan kesuksesan Keriptatih. Untuk album terbaru Semua Tentang Cinta, Keripatih ingin menegaskan idealisme dalam bermusik.

Dari tiga album sebelumnya, yakni Kejujuran Hati, Kenyataan Perasaan dan Tak Lekang Oleh Waktu, Kerispatih berhasil meraih simpati penggemarnya. Itu membuat Kerispatih di album ke empatnya menyuguhkan musik yang benar-benar warna asli Keripastih.

“Album ini adalah rangkuman kejujuran Kerispatih dalam bermusik. Kami menyebutnya autis album. Kerispatih punya dunianya sendiri, tapi tetap kompromi dengan pasar,” ungkap Badai saat peluncuran album keempat Kerispatih di sebuah mal di bilangan Kepala Gading, Jakarta Utara, Rabu (23/12).

Secara musikalitas, tidak banyak yang berubah di album ini. Dengan single Aku Harus Jujur, misalnya, band yang dimotori Badai (keyboard), Sammy (vokal) , Arief (gitar), Andika (bas) dan Anton (drum) ini tetap memainkan musik pop bergaya 1990-an dengan khas vokal Sammy yang menjadi ruh setiap lagu.

“Kiblat musik kami tetap pop 90-an. Tapi lebih menonjolkan kekompakkan bermusik. Tidak ada lead gitar yang mendominasi, tapi lebih kepada penebalan chord-chord,” sambung Badai.

Kerispatih memang cukup fenomenal. Setiap album yang mereka keluarkan, mampu meraih penjualan album mencapai 100 ribu keping.

“Memang nggak mudah membuat karya untuk industri. Sering kali kami bentrok dengan kebutuhan manajemen. Namun itu semua bisa diatasi. Kita bermain tetap idealis, namun tetap diterima pasar,” ujar Badai.

Peluncuran album yang berlangsung tadi malam cukup meriah. Disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi nasional, juga banyak artis pendukung seperti Mulan Jameela dan Maha Dewi. [fei/aji/mor/arval]

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Umat Islam Susah Bersatu


Rabu, 23 Desember 2009 pukul 16:50:00

LAMONGAN–Umat Islam susah untuk berukuwah, bersatu dengan saudaranya sendiri. Sedangkan benih perpecahan selalu tumbuh dari kalangan Islam sendiri. Sehingga Islam yang berpenduduk banyak tidak mampu berkembang dan selalu kalah dengan para musuh-musuhnya.

”Ketidakmampuan umat Islam untuk berukuwah inilah salah satu alasan kenapa begitu sulit mengalahkan Israel yang hanya berpenduduk 6 juta jiwa,” kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir saat menjadi pembicara dalam Peringatan Milad Muhammadiyah 1 Abad yang diadakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Lamongan di GOR setempat Rabu (23/12)

Diungkapkan Haedar, ketidakmampuan untuk berukuwah tersebut juga terjadi di Indonesia. Nusantara yang dulunya animisme dan dinamisme kini 90 persen penduduknya beragama islam itu berkat jasa da’i dan ulama terdahulu. Kemudian sekarang realitas Islam sudah memiliki begitu banyak ormas mulai dari NU, Muhammadiyah hingga Persis maupun Al Irsyad. Kemudian ormas yang sudah banyak ini semakin banyak sejak medio 1998-an.

”Bibit perpecahan umat Islam di Indonesia akibat pola lama yang selalu terjadi. Yakni selalu berebut ikan di kolam yang sama. Kalau ini bisa untuk tidak dilakukan dengan memancing ikan di kolam yang lain, bibit perpecahan itu tidak akan tumbuh. Demikian pula kalau ingin memberi kejayaan pada Islam, kita harus bersatu, berukuwah dan menghindari bibit-bibit perpecahan,” tegasnya.

Indonesia adalah negeri yang sangat makmur. Bahkan diakui sebagai Negara yang berhasil selamat dari krisi global yang membuat banyak Negara maju limbung. Namun diungkapkannya juga ada fakta bahwa negara ini mulai tertinggal oleh Negara yang dulunya bahkan harus belajar dari Indonesia. Di dunia pendidikan Indonesia kini bahkan mulai tertinggal dari Vietnam.

”Kita perlu menengok ke diri sendiri. Jangan-jangan kita sendirilah yang menyebabkan negeri yang makmur ini selalu dirundung masalah. Padahal Allah telah menjanjikan akan memakmurkan negeri yang umatnya beriman dan bertaqwa. Dan janji Allah itu pasti benar. Setiap elit di negeri ini juga hendaknya tidak main-main dengan amanat yang kini diembannya. Karena elit selama ini telah diurus dengan biaya negara yang tidak sedikit,”ujarnya

Dicontohkan Haedar, take home pay yang diterima anggota DPR RI yang mencapai Rp 75 juta setiap bulannya. Tetapi jika sampai melakukan hal yang menyimpang maka para wakil rakyat maupun pejabat elit lainya dinilainya sudah tidak mempunyai nurani.

”Para elit harus belajar dari masa lalu. Sebab kemewahan tidak selalu mampu membuat ketenangan dalam kehidupan. Apalagi dari hasil mengeruk uang negara,” pungkasnya.  <masduki/ahi/arv>

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Warga Mentawai Rasakan Guncangan Gempa Padang


Rabu, 23 Desember 2009 09:06 WIB | Peristiwa | Umum
Padang (ANTARA News) – Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang pesisir pantai Sumatera Barat (Sumbar) dirasakan juga warga Kepulauan Mentawai, Rabu, sekitar pukul 08:11 WIB.

Data dihimpun dari warga Mentawai di Taupejat, menyebutkan guncangan gempa itu  membuat warga berhamburan keluar rumah dan perkantoran.

Data Badan Meteologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa berpusat di 1.48 LS – 99.33 BT, atau 56 km Tenggara Siberut-Mentawai, Sumbar, dengan kedalaman 10 Km.

Kepala Bagian Umum Pemkab Mentawai, Eliza Murti ketika dikonfirmasid dari Padang, menyebutkan guncangan gempa cukup kuat dirasakan tetapi sebentar saja.

Namun, sebagian masyarakat sempat berhamburan keluar rumah tetapi tidak terlihat kepanikan dan sudah kembali lagi ke rumah.

“Tak ada warga yang terlalu panik, apalagi yang mengungsi,” katanya seraya menambahkan belum ada informasi laporan kerusakan.

Sementara itu, guncangan gempa sempat juga membuat kepanikan warga pada sejumlah perumahan di pinggiran Padang.

Warga terlihat berhaburan keluar rumah setelah gucangan yang kedua sehingga banyak mencari lokasi terbuka.

“Saya merasakan dua kali guncangan gempa dan getaran kedua cukup keras dirasakan sehingga sempat lari keluar rumah,” kata Ilham warga Peru Tarok II, Gunung Sarik Padang. (*/arv)

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Lima Ide Jitu Dekorasi Natal


Rabu, 23 Desember 2009 16:00 WIB

Natal

rd.com

PERAYAAN Natal yang istimewa tidak lama lagi tiba. Tambah kemeriahan di hari spesial tersebut dengan berbagai dekorasi untuk menyemarakkan suasana rumah.

Tidak perlu khawatir menguras isi kantong. Sebab, Anda hanya memerlukan sejumlah bahan sederhana ditambah sedikit kreativitas untuk membuat berbagai dekorasi cantik ini. Simak saja langkah-langkahnya:

1. Kumpulkan ranting-ranting pohon di luar, lalu semprotkan cat bewarna perak atau keemasan. Tempatkan ranting-ranting tersebut di dalam vas, dan voila! Jadilah dekorasi rumah nan elegan. Untuk mempercantiknya, ikatkan beberapa pita atau gantungkan hiasan-hiasan mungil lainnya.

2. Lem kartu ucapan bekas yang Anda terima tahun lalu dan beberapa tahun sebelumnya menggunakan lem kertas atau double tape, lalu gantungkan kartu-kartu tersebut sebagai karya seni, saran Mary Ellen Turner, wakil
direktur merchandise musiman di Party City. Gunting kartu-kartu tersebut menjadi seukuran, lalu tempelkan berjajar pada dinding atau di atas meja kopi.

3. Gunakan bahan-bahan alami seperti ranting pohon cemara, biji pinus, atau buah berry untuk ditaburkan di sekitar lilin. Pastikan untuk menempatkan lilin pada tempat terpisah seperti wadah kaca untuk menjamin
keamanan, ujar Kimberly Kennedy, penulis buku The Art and Craft of Entertaining sekaligus konsultan untuk National Candle Association. Atau, tumpukkan salju buatan di atas piring perak atau di atas meja, lalu hias dengan ornamen vintage atau kristal untuk menciptakan efek dramatis.

4. Ambil botol bekas yang tersimpan di gudang seperti botol anggur, jus, atau sirup, lalu semprotkan dengan cat berwarna hijau, merah, dan biru. Atau, cat botol-botol tersebut menggunakan warna perak, lalu taruh lilin,
bunga-bungaan, atau ranting di dalamnya sebagai hiasan untuk meja makan dan meja di ruang tamu atau ruang keluarga.

5. Ambil vas atau gelas kaca, isi dengan air, lalu tambahkan beberapa tetes pewarna makanan dengan warna-warni cerah khas liburan seperti biru, merah, kuning, dan hijau. Setelah itu, taruh lilin apung di atasnya untuk dinyalakan guna menyemarakkan suasana.(Ol-5) Yulia Permata Sari

Sumber: mediaindonesia.com

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Angket Century dan Bangsa Jin


Kamis, 3 Desember 2009 | 02:55 WIB
Di harian Kompas (2/11/2009) saya kemukakan, diperlukan 67 kali gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter di Sumatera Barat agar dana Rp 6,7 triliun keluar dari rekening pemerintah.

Pemerintah hanya menyiapkan dana tanggap darurat Rp 100 miliar. Jika dipikirkan dampak sistemik dari gempa itu, bukan hanya ekonom yang sepakat atas kerusakan ekonomi, tetapi juga budayawan, terkait artefak-artefak kebudayaan.

Sementara ”nasabah” negara (baca: warga negara) yang terkena dampak gempa mencapai 1,5 juta lebih. Yang terkena, selain sistem perbankan, juga urat nadi perekonomian, bangunan sekolah, rumah ibadah, ratusan manusia terkubur hidup-hidup, dan buku-buku menjadi bubur. Gempa Sumbar kini kehilangan relevansinya, ditutupi persaingan politik elite. Gejala tidak beres dimulai saat dana lauk-pauk tidak sampai ke tangan warga.

Berbeda dengan AS. Akibat badai Katrina di New Orleans, Presiden George W Bush minta kepada Kongres dana tahap kedua 51,8 miliar dollar AS setelah menggelontorkan 10,5 miliar dollar AS pada tahap pertama (VoA, 8/9/2005).

Ini menunjukkan, bagaimana dalam keadaan darurat, sistem bekerja cepat bagi pihak yang paling membutuhkan. Kedaruratan dan dampak sistemik dari bencana alam benar-benar dipikirkan meski badai krisis ekonomi juga sedang mengancam. Warga negara sebagai ”nasabah” konstitusi mendapat perhatian maksimal.

Bank Century

Benarkah krisis ekonomi mengancam bila Bank Century tidak digelontor dana Rp 6,7 triliun? Analisis dampak sistemik dari ketiadaan kucuran dana pemerintah itu dikerjakan oleh para analis keuangan dan pejabat negara di ruangan tertutup dalam rapat-rapat menjelang pagi.

Benarkah tujuan penggelontoran dana adalah nasabah yang hingga kini sebagian belum dibayar hak-haknya? Ataukah kebijakan itu adalah jalan pintas untuk menutupi simulasi sistem perbankan? Di sinilah letak pentingnya hak angket DPR, yakni memeriksa pekerjaan para pengambil keputusan.

Kalaupun itu domain ekonom, seberapa banyak ekonom dari beragam aliran dilibatkan sebelum keputusan diambil? Saat penggelontoran menjadi kebijakan, ranah politik langsung tersentuh. Maka, jika ada politisi mengatakan, ”Jangan politisasi hak angket”, jawabannya sederhana, ”Mengapa dampak sistemik Bank Century juga dipolitisasi dalam bentuk angka?” Keputusan penggelontoran dana sebesar itu, dalam kondisi sedarurat apa pun, layak diurai hingga setiap sen uang yang dipakai.

Bagaimanapun, penggunaan dana Rp 6,7 triliun untuk sebuah bank nasional adalah masuk kategori besar. Dana lebih besar adalah untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh dan Nias pascatsunami. Untuk APBN Perubahan 2005, dana itu mencapai Rp 9,48 triliun yang juga datang dari luar negeri. Untuk dampak sistemik akibat kematian lebih dari 200.000 jiwa dan keadaan darurat yang melanda lebih dari empat juta penduduk, dana itu pun tergolong besar.

Perbedaannya, dana tsunami dan gempa bumi dengan mudah diketahui. Siapa pun bisa menghitung ulang jumlah korban manusia atau bangunan yang hancur. Penggunaan dana juga bisa dilacak meski ada kebocoran di sana-sini. Berbeda dengan dana Bank Century, setiap orang bisa tahu angka fantastis itu. Namun, ketika diselidiki ke mana perginya, beragam aturan menutupi. Dana Bank Century seperti Jin Aladin yang hanya terlihat asap saat lampu wasiat digosok.

Hak angket

Penggunaan hak angket adalah upaya bangsa untuk menjaga rasionalitas dalam kehidupan bernegara. Kita bukan bangsa jin yang bebas menyulap angka. Tingkatan manusia lebih tinggi dari jin. Jika ada rambu-rambu hukum yang menutupi larinya dana itu, rambu-rambu hukum tersebut harus diganti. Produk hukum baru layak dibuat. Jangan sampai ada yang membaca mantra, ”Sim Salabim”.

Pidato Presiden Yudhoyono tegas mengatakan, tidak boleh ada fitnah yang mengatakan dana itu mengalir kepada partai politik atau tim kampanye nasional pasangan tertentu dalam pemilu. Perusahaan perkebunan saja bisa mengetahui, Minah mengambil tiga biji kakao. Dengan Rp 6,7 triliun, berapa biji kakao bisa dibeli dan diberikan kepada Minah? Kalaulah uang itu dijahit dalam bentuk pecahan Rp 1.000, berapa kali mengelilingi bumi ke bulan?

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Jatuh dari gerbong kereta


Jumat, 11 Desember 2009 | 19:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Muhammad Firdaus (18) terjatuh dari atas kereta listrik yang melaju dari Depok, Jumat (11/12/2009) sekitar pukul 16.20. Akibatnya, ia terluka parah dan harus mendapat perawatan serius.

“Mulut dan hidung korban mengeluarkan darah. Korban sempat dibawa ke klinik Stasiun Gambir, dan selanjutnya dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo,” ucap Kepala Polsek Metro Gambir Komisaris Yossi Runtukahu. Tidak hanya itu, korban juga mengalami luka pada kepala belakang sebelah kanan.

Pelajar SMA ini duduk di atas gerbong kereta. Yossi Runtukahu mengatakan, korban tersangkut tiang rambu di Stasiun Gambir dan kemudian terjatuh. <ARS/Arv>

ilustrasi

ilustrasi

Ditulis pada kecelakaan | Tinggalkan Komentar